JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports memberlakukan prosedur penanganan bagi penumpang yang terdampak status Aerodrome Closed di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Guna memaksimalkan pelayanan kepada pengguna jasa selama situasi tersebut berlangsung, pengelola bandara membagikan makanan ringan serta minuman kepada para penumpang yang mengalami penundaan perjalanan.
Langkah preventif ini diambil demi menjamin seluruh kebutuhan pokok penumpang tetap tercukupi sembari menantikan pembaruan informasi seputar status operasional penerbangan.
Kebijakan darurat ini merupakan wujud komitmen Injourney Airports dalam memprioritaskan keamanan serta kenyamanan pengguna jasa tatkala menghadapi potensi hambatan operasional akibat dinamika aktivitas vulkanik.
Di samping itu, para penumpang turut diminta agar senantiasa menjaga ketenangan serta mematuhi setiap instruksi maupun pengumuman resmi yang bersumber dari maskapai penerbangan maupun pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengenai dinamika situasi penerbangan terkini.
Injourney Airports senantiasa memperkuat sinergi bersama instansi berwenang guna mengawasi situasi di lapangan sekaligus memastikan seluruh tahapan mitigasi penumpang terlaksana secara optimal sesuai standar operasional prosedur.
Segala bentuk pembaruan informasi seputar operasional penerbangan akan disiarkan secara berkala melalui saluran komunikasi resmi.
Distribusi makanan ringan serta minuman bagi penumpang terdampak mencerminkan keseriusan pengelola bandara dalam menghadirkan pelayanan prima, terutama tatkala menghadapi situasi darurat yang berpotensi mengganggu mobilitas penerbangan udara.