AKRA Alokasikan Capex Rp1 Triliun Perkuat Terminal dan JIIPE

Selasa, 08 September 2026 | 04:17:01 WIB
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). (Foto: NET)

JAKARTA — PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp1 triliun guna memperluas jaringan terminal di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, serta merampungkan kelengkapan fasilitas utilitas di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik.

“Jadi, untuk tahun ini (2026) kami mengalokasikan capex sekitar Rp1 triliun. Kegunaannya kami alokasikan untuk maintenance capex, kemudian akuisisi satu kapal, pengembangan terminal, sekaligus melengkapi beberapa fasilitas utilitas di JIIPE juga,” ujar Head of Investor Relation AKRA Ignatius Teguh Prayoga dalam konferensi pers Public Expose Live 2026 di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan pemaparan Teguh, dari total anggaran Rp1 triliun yang disiapkan, sekitar Rp546 miliar di antaranya telah terserap sepanjang semester pertama tahun 2026.

Pada kesempatan serupa, Corporate Secretary AKRA Arum Pawestri Handayani mengungkapkan bahwa korporasinya berniat memaksimalkan potensi dan monetisasi kawasan JIIPE lewat transaksi penjualan lahan, aktivitas kepelabuhanan, serta lonjakan permintaan sektor utilitas.

“Kami juga akan mengembangkan sumber pertumbuhan berikutnya, termasuk utilitas industri, layanan pelabuhan, infrastruktur natural gas dan LNG, energi surya, BBM ritel, serta avtur,” kata Arum.

Optimalisasi JIIPE beserta ekspansi fasilitas utilitas tersebut menjadi dua dari total tiga fokus utama perusahaan ke depan.

Arum menambahkan, pilar prioritas ketiga perseroan adalah memperkokoh lini bisnis perdagangan serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan bahan kimia dasar melalui perluasan volume yang terukur, kepastian pasokan, serta efisiensi jaringan.

“Di tengah dinamika geopolitik, volatilitas harga energi dan komoditas, serta perubahan rantai pasok global dan juga tuntutan efisiensi, AKRA melihat kebutuhan pelanggan akan terus berkembang,” kata Arum.

Pertumbuhan penanaman modal dan hilirisasi industri, imbuhnya, diprediksi bakal mendongkrak keperluan sektor manufaktur terhadap ketersediaan bahan baku serta energi yang stabil, rantai logistik mumpuni, serta kawasan industri yang dilengkapi fasilitas pelabuhan serta utilitas terpadu.

Meninjau aspek finansial, AKRA mencatatkan perolehan pendapatan senilai Rp30,84 triliun pada paruh pertama tahun 2026, yang terdiri atas pendapatan kontrak pelanggan sejumlah Rp30,7 triliun serta pendapatan sewa sebesar Rp134 miliar.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa perolehan laba kotor perusahaan mencapai Rp2,28 triliun dengan catatan laba bersih sebesar Rp1,43 triliun.

Terkini

Real Madrid vs Inter Milan: Ujian Berat Nerazzurri di Bernabeu

Selasa, 08 September 2026 | 06:04:02 WIB

Real Madrid Vs Inter Milan: 3 Pemain Los Blancos Absen

Selasa, 08 September 2026 | 05:59:32 WIB

Rybakina Tekuk Osaka, Selangkah Menuju Peringkat Satu Dunia

Selasa, 08 September 2026 | 05:58:01 WIB

Ryan Garcia & Conor Benn Lolos Tes Berat

Selasa, 08 September 2026 | 05:53:02 WIB

Zheng Singkirkan Swiatek, Gauff Melaju di US Open

Selasa, 08 September 2026 | 05:48:32 WIB