Potensi Investasi Hilirisasi Aluminium-Tembaga Disorot Bos IBC

Selasa, 08 September 2026 | 05:17:32 WIB
Direktur Utama PT Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif. (Foto: NET)

JAKARTA — Direktur Utama PT Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif menyoroti potensi investasi hilirisasi aluminium dan tembaga untuk mendukung industri baterai.

Direktur Utama PT Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif menyatakan, pengembangan hilirisasi nikel menjadi baterai bakal memberikan dampak berganda kepada sektor hilirisasi aluminium serta tembaga.

Aditya menerangkan, aluminium dan tembaga turut menjadi komponen esensial industri baterai. Menurutnya, saat ini IBC memang masih memusatkan perhatian pada hilirisasi nikel. Akan tetapi, ke depan terbuka peluang bagi perusahaan untuk turut menggarap hilirisasi aluminium serta tembaga.

"Jika nanti industri baterainya sudah menjadi [beroperasi] secara penuh, value chain-nya sudah terpenuhi end-to-end, maka nanti bisa trigger [memicu] juga investasi-investasi di hilirisasi aluminium dan juga tembaganya untuk mendukung kebutuhan baterai tersebut," jelas Aditya dalam acara Bisnis Indonesia Group Strategic Forum 2026: Accelerating Growth Through Clean Energy & Industrial Transformation, Selasa (8/9/2026).

IBC kini sedang merintis pabrik baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) bersama Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. 

Fasilitas produksi itu dikerjakan lewat konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), serta IBC, di mana CBL merupakan lini usaha dari CATL.

Konsorsium tersebut selanjutnya mendirikan PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) sebagai badan usaha pengelola fasilitas pembuatan baterai itu.

Pada fase permulaan, pabrik CATIB mempunyai kapasitas produksi mencapai 6,9 gigawatt hour (GWh) setiap tahunnya. 

Kapasitas tersebut diproyeksikan bertumbuh hingga kisaran 15 GWh pada fase berikutnya. Rampungnya pabrik itu sekaligus memperkaya rantai pasok industri baterai kendaraan listrik yang didirikan di dalam negeri.

Pabrik tersebut menjadi komponen dari misi besar pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu sampai hilir, dengan mengoptimalkan cadangan mineral domestik. Fasilitas itu pun dikabarkan bakal segera diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Terkini

Mbappe Nilai Tahun Ini Waktu Tepat Raih Ballon d'Or

Selasa, 08 September 2026 | 06:19:32 WIB

Dembele Jawab Mbappe Soal Ballon d'Or 2026

Selasa, 08 September 2026 | 06:16:31 WIB

Tips Ampuh Jaga Hubungan Erat dengan Anak yang Sedang Merantau

Selasa, 08 September 2026 | 06:11:32 WIB

Real Madrid vs Inter Milan: Ujian Berat Nerazzurri di Bernabeu

Selasa, 08 September 2026 | 06:04:02 WIB