Wapres Gibran Jenguk Siswi Korban MBG di Karo

Jumat, 11 September 2026 | 23:02:02 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka. (Foto: NET)

JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka pada Jumat pagi mendatangi secara langsung lokasi guna mengecek keadaan para pelajar SMAN 1 Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, yang disinyalir mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemeriksaan itu dilaksanakan bertempat di Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam agenda tersebut, Wapres menyapa para siswi yang sedang menjalani perawatan di RS Efarina Etaham, dan meneruskan pengecekan terhadap pelajar lain yang dirawat pada RS Amanda. 

Kehadiran Wakil Presiden turut didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Bupati Kabupaten Karo Antonius Ginting.

Kedatangan Wakil Presiden mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI serta Polri yang terlihat bersiaga di sekitar area rumah sakit, demi menjamin ketertiban dan keamanan kunjungan berjalan lancar.

Di ruang rawat inap, Wapres berdialog secara langsung dengan para siswi beserta sanak saudara yang menemani, mengawasi keadaan medis, serta meyakinkan bahwa proses pengobatan berjalan optimal. 

Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa seluruh pasien memperoleh tindakan medis yang semestinya dan kondisi mereka terus diawasi secara intensif.

"Kami pastikan semuanya mendapat penanganan terbaik. Keluarga tidak perlu khawatir, pemerintah akan memantau terus perkembangan kesehatan adik-adik sekalian," ujar Wapres Gibran dalam dialog singkat di sela kunjungannya.

Di sisi lain, Gubernur Bobby Nasution mengutarakan bahwa Pemprov Sumut memberikan dukungan penuh terhadap proses penanganan sekaligus pengawasan ketat terhadap penyaluran dan mutu makanan program MBG di daerah tersebut. 

Bupati Antonius Ginting pun berkomitmen untuk mengusut tuntas pemicu insiden ini bersama pihak berwenang, guna mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang kembali di masa depan.

Terkini