Tips Ahli: 4 Langkah Rutinitas Skincare Kulit Berminyak

Selasa, 15 September 2026 | 05:09:31 WIB
Ilustrasi memakai pelembap atau moisturizer [FOTO: NET].

JAKARTA - Kulit berminyak menjadi salah satu kendala kesehatan kulit yang paling acapkali dikeluhkan. Karakternya tergolong khas, seperti tampilan wajah yang mudah mengilap hingga timbulnya jerawat. Meski demikian, berbekal rutinitas serta pemilihan produk skincare yang pas, kedua masalah tersebut sebetulnya sanggup dikendalikan.

Guna mengurai kebingungan perihal perawatan kulit berminyak, sejumlah praktisi kecantikan membagikan panduan utama mereka dalam merancang ritme harian yang efektif. Formula yang dihasilkan berupa 4 langkah terstruktur sederhana yang dapat diterapkan setiap pagi dan malam demi memelihara kulit tetap sehat, bersih, serta terbebas dari kilap berlebih.

Secara ringkas, tahapan ini mencakup: membersihkan area wajah memakai exfoliating cleanser pada pagi dan malam, menggunakan toner berformulasikan salicylic acid, glycolic acid, atau lactic acid, merawat kulit dengan benzoyl peroxide atau retinol, serta memberikan hidrasi pada pagi dan malam berbekal pelembap bertekstur ringan.

Langkah 1: Bersihkan Wajah Pagi dan Malam

Pijakan paling krusial dalam skema skincare apa pun terletak pada kebersihan kulit.

"Kalau kulitmu cenderung berminyak, kamu kemungkinan besar bisa mentoleransi cleansing yang lebih sering," kata Sandra Lee, pendiri SLMD Skincare yang dikenal sebagai Dr. Pimple Popper, dikutip Healthline.

"Meski kebanyakan orang mencuci wajah pagi dan malam, bagi pemilik kulit berminyak untuk membersihkan wajah secara menyeluruh di pagi hari adalah hal penting dan utama," kata Lee.

Kendati kamu merasa area wajah masih bersih sewaktu bangun tidur, Lee menerangkan bahwa sepanjang malam kulit aktif melepaskan sel mati sekaligus memproduksi minyak. Oleh karena itu, membasuh muka memakai exfoliating cleanser yang berkualitas pada pagi dan malam sangat dianjurkan. Lee pribadi menyukai produk pembersih wajah bermuatan salicylic acid.

Langkah 2: Gunakan Toner

Setelag kulit bersih dari paparan makeup, debu, serta minyak, aplikasikan exfoliating toner yang memuat salah satu dari kandungan: salicylic acid, glycolic acid, atau lactic acid.

Langkah 3: Rawat Kulitmu

Tahapan ini disesuaikan dengan kendala kulit spesifik yang tengah dialami. Bilamana tergolong mudah berjerawat, manfaatkan kandungan benzoyl peroxide atau sulfur di siang hari untuk meredam produksi minyak sekaligus mencegah timbulnya jerawat.

Pada malam hari, olahan berbahan retinol ampuh menjaga pori-pori dari sumbatan serta menjadikan kulit tampak makin cerah memesona. Pemilik tipe kulit berminyak pada dasarnya mengantongi nilai lebih dalam jangka panjang.

"Kalau kulitmu memiliki lebih banyak minyak, kamu cenderung terhindar dari kerutan dan garis halus lebih lama dibanding orang dengan kulit kering," kata Lee.

Langkah 4: Gunakan Pelembap Pagi dan Malam

Proses pelembapan kulit memegang peranan sangat krusial, tak terkecuali bagi pemilik tipe kulit berminyak. Sebagian orang keliru menganggap bahwa kondisi wajah berminyak tidak membutuhkan atau bahkan dilarang menggunakan pelembap.

Pemahaman tersebut tentu tidak benar. Semua tipe kulit memerlukan pelembap, namun khusus kulit berminyak, seleksi jenis produk harus lebih cermat. Pilih pelembap bertekstur ringan, bebas minyak (oil-free), non-comedogenic, serta berbahan dasar air (water-based). Varian yang dirancang bagi kulit berjerawat umumnya telah memenuhi kriteria tersebut.

Untuk Kulit Berjerawat

Jerawat dan produksi minyak berlebih kerap hadir berdampingan. Tantangan terbesar saat membersihkan wajah yakni mengangkat kotoran, sebum, serta bakteri tanpa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.

Salicylic acid berperan mengurai sumbatan pori-pori sekaligus meminimalkan risiko jerawat muncul kembali. Bahan ini turut menekan jerawat dengan meredakan pembengkakan dan peradangan, serta mengikis sel kulit mati. Benzoyl peroxide juga membantu, tetapi memicu efek kulit kering dan iritasi, sehingga penggunaannya disarankan secara bertahap.

Seandainya formulasi topikal seperti benzoyl peroxide dan salicylic acid belum menunjukkan hasil optimal, konsultasikan bersama dermatolog mengenai penggunaan obat resep seperti isotretinoin (Accutane/Roaccutane). Sebagian perempuan juga merasakan kondisi minyak dan jerawat mereda seusai mengonsumsi pil kontrasepsi atas petunjuk dokter.

Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Para ahli menyarankan untuk menghentikan deretan kebiasaan berikut:

Lupa menyerap kelebihan minyak: Bila wajah nampak mengilap, American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan blotting paper (kertas minyak). Tekan lembut kertas pada wajah selama beberapa detik untuk menyerap minyak harian.

Melewatkan cuci muka usai olahraga: Selain rutinitas pagi dan malam, AAD menyarankan pembasuhan wajah seusai berolahraga guna mengeliminasi keringat, kotoran, dan akumulasi minyak. Cukup gunakan pembersih biasa dan oleskan pelembap ringan.

Salah memilih produk: Hindari pembersih atau perawatan beralkohol karena sanggup memicu lonjakan produksi minyak, serta hindari bahan yang terlalu pekat seperti cocoa butter, shea butter, dan Vaseline.

Melewatkan penggunaan sunscreen: Perlindungan dari paparan sinar matahari mutlak diperlukan. Aplikasikan sunscreen minimal SPF 30 saat beraktivitas. Menggunakan pelembap yang sudah memuat SPF atau mengandung titanium dioxide dan zinc oxide juga efektif mencegah jerawat.

Terkini

Anggota DPR AS Ajukan Pemakzulan Menhan Pete Hegseth

Rabu, 16 September 2026 | 06:34:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini, Rabu 16 September 2026

Rabu, 16 September 2026 | 06:33:00 WIB

Nyaman dan Awet, Ini 4 Bahan Pakaian yang Disarankan Desainer

Selasa, 15 September 2026 | 05:11:01 WIB