Tips Liburan ke Pantai Drini Gunungkidul agar Nyaman dan Tidak Ribet

Minggu, 20 September 2026 | 14:44:00 WIB
Tips Liburan ke Pantai Drini Gunungkidul agar Nyaman dan Tidak Ribet

FINANSIALNEWS.COM — Pantai Drini di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikenal lewat laguna kecil berair tenang yang diapit dua sisi pantai berombak besar. Sebelum berangkat, traveler sebaiknya menyiapkan rencana perjalanan yang matang karena lokasinya sekitar dua jam berkendara dari Kota Yogyakarta. Simak panduan praktis berikut agar liburan ke Pantai Drini berjalan lancar tanpa kendala.

Pantai Drini terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Daya tarik utamanya adalah laguna alami yang terbentuk dari batu karang, menciptakan kolam berair jernih dan tenang di sisi timur pantai.

Berbeda dari pantai selatan lain yang terkenal dengan ombak ganas, laguna Pantai Drini relatif aman untuk berenang. Namun tetap ada area laut lepas dengan ombak besar yang harus dihindari.

Daya Tarik Utama Pantai Drini

Laguna di sisi timur menjadi alasan utama wisatawan datang. Airnya jernih dengan kedalaman yang bervariasi, cocok untuk berenang anak-anak maupun orang dewasa.

Di sisi barat, hamparan pasir putih membentang dengan ombak besar khas pantai selatan Jawa. Pemandangan ini sering jadi latar foto favorit pengunjung.

Sebuah pulau kecil bervegetasi hijau terlihat di tengah laguna. Saat air surut, pengunjung bisa berjalan mendekat untuk melihat langsung formasi batuan dan biota laut kecil.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Berenang di area laguna yang tenang dan dangkal
  • Berfoto dengan latar pulau karang dan laguna
  • Berjalan menyusuri pasir putih saat air surut
  • Menikmati kuliner seafood di warung sekitar pantai
  • Berkemah di area yang disediakan pengelola

Bagi yang membawa anak kecil, area laguna jadi pilihan paling aman. Sementara wisatawan yang suka tantangan bisa mencoba memancing di sisi laut lepas.

Cara Menuju Pantai Drini

Dari Kota Yogyakarta, ambil rute menuju Wonosari lalu lanjut ke Kecamatan Tanjungsari. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dengan kendaraan pribadi atau sepeda motor.

Jalur menuju pantai sudah beraspal dan bisa dilalui mobil. Namun beberapa tikungan cukup tajam dan menanjak, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima.

Alternatif lain adalah naik bus jurusan Wonosari dari Terminal Giwangan, lalu lanjut dengan ojek atau angkutan pedesaan. Opsi ini lebih murah tapi butuh waktu lebih lama.

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Pantai Drini buka setiap hari selama 24 jam. Pengunjung yang ingin menikmati sunrise atau camping biasanya datang dini hari atau menginap di lokasi.

Untuk harga tiket masuk dan tarif parkir, informasi terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat atau pengelola pantai. Tarif bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat libur panjang.

Tips Berkunjung agar Tidak Ribet

Waktu terbaik datang adalah pagi hari sekitar pukul 07.00-10.00. Cuaca masih sejuk, matahari belum terik, dan area parkir masih lengkap.

Bawa baju ganti, sunscreen, dan alas kaki yang nyaman. Pasir dan batuan karang bisa panas saat siang, jadi sandal atau sepatu air lebih aman daripada bertelanjang kaki.

Jika berencana camping, siapkan tenda, sleeping bag, dan logistik sendiri. Fasilitas di lokasi terbatas, jadi jangan bergantung pada warung yang tutup saat malam.

Selalu awasi anak-anak saat berenang. Meski laguna tenang, arus bawah bisa berubah dan area batuan licin perlu diwaspadai.

Untuk durasi ideal, alokasikan 3-4 jam jika hanya ingin berenang dan berfoto. Jika ingin camping atau menikmati sunset, siapkan waktu menginap satu malam agar tidak terburu-buru.

Terkini