Laksa

5 Rekomendasi Laksa Legendaris di Tangerang dengan Kuah Gurih Kaya Rempah

5 Rekomendasi Laksa Legendaris di Tangerang dengan Kuah Gurih Kaya Rempah
5 Rekomendasi Laksa Legendaris di Tangerang dengan Kuah Gurih Kaya Rempah

JAKARTA - Berwisata ke sebuah kota sering terasa belum lengkap tanpa mencicipi makanan khas daerah tersebut. 

Setiap wilayah di Indonesia memiliki kuliner tradisional yang tidak hanya menawarkan cita rasa unik, tetapi juga menyimpan cerita budaya yang panjang. Inilah yang membuat wisata kuliner selalu menjadi bagian menarik saat menjelajahi suatu daerah.

Kota Tangerang misalnya, memiliki satu hidangan khas yang cukup terkenal di kalangan pecinta kuliner, yaitu Laksa Tangerang. Makanan ini dikenal dengan kuah santan yang gurih, aroma rempah yang kuat, serta perpaduan bahan yang menghasilkan rasa khas yang sulit dilupakan.

Laksa Tangerang juga memiliki sejarah yang menarik. Hidangan ini merupakan hasil akulturasi budaya antara masyarakat Tionghoa dan Melayu yang telah lama hidup berdampingan di kawasan tersebut. Perpaduan budaya tersebut kemudian melahirkan cita rasa kuliner yang unik dan berbeda dari jenis laksa di daerah lain.

Secara tampilan, laksa Tangerang memang terlihat sederhana. Namun di balik semangkuk hidangan tersebut terdapat perpaduan rasa yang kaya. Kuah santan yang gurih, bihun atau mi yang lembut, serta tambahan bahan seperti telur, tauge, dan rempah-rempah menjadikan laksa sebagai salah satu kuliner yang digemari banyak orang.

Bagi yang sedang berkunjung ke Tangerang dan ingin mencicipi laksa autentik, terdapat beberapa tempat legendaris yang sudah lama dikenal memiliki cita rasa khas. Berikut lima rekomendasi laksa yang terkenal enak dan layak untuk dicoba.

Laksa Benteng Pak Masitar yang Legendaris

Salah satu penjual laksa paling terkenal di Tangerang adalah Laksa Benteng Pak Masitar. Penjual ini sudah berjualan selama kurang lebih tiga dekade, sehingga namanya sangat dikenal oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang datang berkunjung.

Lapak laksa ini berada tepat di depan Kelenteng Boen Tek Bio di kawasan Pasar Lama Tangerang. Lokasi tersebut memang dikenal sebagai pusat kuliner yang selalu ramai pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Keunikan laksa di tempat ini terletak pada konsepnya yang vegetarian. Kuah laksa yang disajikan tidak menggunakan kaldu ayam seperti kebanyakan laksa lainnya. Sebagai gantinya, kuah dibuat dari perpaduan sari kacang hijau dan santan yang menghasilkan rasa gurih yang khas.

Meskipun tanpa daging, laksa ini tetap terasa nikmat karena dilengkapi dengan tahu dan telur sebagai sumber protein. Di atasnya juga ditaburi daun kucai yang memberikan aroma segar sekaligus menambah cita rasa.

Hal menarik lainnya adalah bihun yang digunakan dibuat sendiri sehingga teksturnya lebih kenyal. Kuahnya juga dikenal lebih kental dengan aroma rempah yang kuat sehingga sangat cocok dinikmati saat masih panas.

Karena rasanya yang terkenal enak, tempat ini hampir selalu dipadati pembeli. Jika ingin mencicipinya, sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Alamat: Depan Vihara Boen Tek Bio, Pasar Lama Tangerang
Jam buka: 07.00 – 14.00
Harga: mulai Rp15.000

Laksa Bihun Cie Ikim yang Populer

Rekomendasi berikutnya adalah Laksa Bihun Cie Ikim yang cukup populer di kalangan masyarakat Tangerang. Gerobaknya berada di lokasi yang strategis sehingga mudah ditemukan oleh para pemburu kuliner.

Tempat ini terletak di seberang Kedai Jus Kode yang cukup terkenal di kawasan Sukasari. Lokasinya yang berada di pinggir jalan membuat banyak orang singgah untuk menikmati semangkuk laksa hangat.

Seporsi laksa di sini berisi bahan yang cukup lengkap. Mulai dari bihun lembut, tauge segar, telur rebus, hingga suwiran ayam. Salah satu daya tariknya adalah taburan ebi goreng di bagian atas.

Ebi goreng tersebut memberikan sensasi rasa gurih sekaligus tekstur renyah yang membuat hidangan terasa semakin nikmat.

Selain itu, laksa ini juga dilengkapi emping, daun kemangi, serta bawang goreng yang menambah aroma khas. Kuah santannya cenderung lebih ringan sehingga tidak terasa terlalu berat ketika disantap.

Jika masih kurang kenyang, pengunjung dapat menambahkan lontong sebagai pelengkap. Agar rasanya semakin segar, biasanya ditambahkan sambal dan perasan jeruk limau sebelum dimakan.

Alamat: Jl. KH Hasyim Ashari / KH Saleh Ali No. 89, Sukasari, Tangerang
Jam buka: 10.00 – 16.00
Harga: mulai Rp25.000

Laksa Bang Bewok yang Buka 24 Jam

Nama Laksa Bang Bewok juga sangat populer di kalangan pecinta kuliner Tangerang. Penjual ini sudah mulai berjualan sejak tahun 2000 dan hingga kini tetap mempertahankan cita rasa khasnya.

Popularitasnya terlihat dari jumlah bahan yang digunakan setiap hari. Dalam sehari, Bang Bewok dapat menghabiskan sekitar 10 kilogram beras untuk membuat laksa.

Seporsi laksa di sini terdiri dari mi putih yang kenyal, parutan kelapa sangrai, serta kacang hijau yang kemudian disiram kuah santan kental yang gurih.

Tambahan potongan kentang kecil juga memberikan sensasi tekstur yang berbeda saat dimakan.

Pengunjung dapat menambahkan berbagai topping sesuai selera seperti ayam, hati ampela, atau telur rebus.

Laksa ini juga disajikan dengan taburan daun kucai, seledri, dan bawang goreng yang membuat aromanya semakin menggugah selera.

Salah satu kelebihan tempat ini adalah jam operasionalnya yang buka selama 24 jam. Hal ini membuatnya menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang ingin menikmati laksa kapan saja, bahkan pada tengah malam.

Alamat: Jl. Muhammad Yamin, dekat Lapas Wanita Tangerang
Jam buka: 24 jam
Harga: mulai Rp10.000

Laksa Encim Khas Benteng

Selain beberapa tempat yang sudah disebutkan, laksa khas Benteng juga dapat ditemukan di beberapa penjual yang masih mempertahankan resep tradisional keluarga.

Laksa jenis ini biasanya menggunakan kuah santan yang lebih pekat dengan aroma rempah yang kuat. Bahan pelengkapnya terdiri dari bihun, tauge, telur rebus, serta potongan ayam.

Beberapa penjual juga menambahkan kacang hijau dan parutan kelapa sangrai untuk memperkaya rasa. Perpaduan tersebut membuat semangkuk laksa terasa lebih gurih dan mengenyangkan.

Laksa Benteng dikenal sebagai salah satu simbol kuliner khas Tangerang yang masih dipertahankan hingga sekarang.

Laksa Pasar Lama Tangerang

Kawasan Pasar Lama Tangerang memang dikenal sebagai pusat wisata kuliner yang selalu ramai pengunjung. Di area ini, berbagai penjual laksa dapat dengan mudah ditemukan.

Banyak pedagang yang menawarkan laksa dengan resep turun-temurun yang sudah dijaga selama bertahun-tahun.

Biasanya, laksa di kawasan ini disajikan dengan kuah santan yang gurih, bihun lembut, tauge segar, serta tambahan telur dan ayam.

Suasana pasar yang ramai juga menambah pengalaman kuliner yang berbeda. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati semangkuk laksa hangat, tetapi juga merasakan atmosfer kuliner khas Tangerang yang autentik.

Bagi pecinta kuliner tradisional, mencicipi laksa di Tangerang bisa menjadi pengalaman yang menarik. Selain rasanya yang lezat, hidangan ini juga mencerminkan perpaduan budaya dan sejarah yang telah berkembang di wilayah tersebut selama bertahun-tahun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index