JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melanjutkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Menurutnya, pengembangan ke depan tidak lagi mengedepankan konsep berskala besar, melainkan mengoptimalkan lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang tersedia.
Pramono mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemprov DKI telah membangun kembali sebanyak 324 RPTRA. Ia menilai penambahan ruang publik akan terus dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap area bermain dan ruang terbuka hijau.
"Untuk RPTRA di Jakarta ini yang terakhir sudah kami bangun kembali 324 RPTRA. Jadi kami terus akan melanjutkan dan seperti yang berulang kali saya sampaikan, untuk RPTRA tidak lagi dengan konsep yang besar-besar," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan RPTRA ke depan akan difokuskan pada pemanfaatan fasos dan fasum yang dapat dioptimalkan menjadi ruang publik bagi warga.
"Kalau kemudian ada fasos-fasum yang bisa dibuat untuk RPTRA, saya mendorong untuk segera dilakukan itu," ujarnya.
Menurut Pramono, penambahan RPTRA menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang memiliki lebih banyak ruang bermain, ruang hijau, serta lingkungan yang nyaman dan aman bagi masyarakat.
"Karena bagi kami Jakarta ingin ruang bermainnya lebih banyak, lebih hijau, lebih nyaman, lebih aman dan siapa pun bisa memanfaatkan itu," tuturnya.