JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) lebih memilih untuk mengedepankan efisiensi daripada menaikkan harga jual produk di tengah meningkatnya tekanan inflasi. Perseroan memandang bahwa penyesuaian harga bagi konsumen hanyalah langkah terakhir, mengingat daya beli masyarakat saat ini masih fluktuatif.
Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana, menyatakan bahwa perusahaan terus memantau tren inflasi sebagai bagian dari langkah rutin dalam memperhatikan kondisi makroekonomi. Menurutnya, kenaikan inflasi dapat berdampak pada peningkatan biaya operasional dan bahan baku.
"Namun demikian, tantangan ini merupakan bagian dari siklus bisnis yang telah kami antisipasi melalui berbagai langkah mitigasi risiko sejak awal tahun," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Dian menerangkan, perseroan secara aktif mengawasi struktur biaya, menggenjot efisiensi operasional, serta mengatur strategi penyesuaian harga secara cermat agar tidak membebani konsumen. Hal ini menjadi prioritas perusahaan mengingat kondisi daya beli masyarakat yang masih berubah-ubah.
Walaupun tekanan inflasi memengaruhi biaya, GOOD memastikan bahwa kinerja operasional perseroan sejauh ini tetap solid. Dian menambahkan bahwa performa tersebut didukung oleh permintaan yang stabil serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan.
"Kami berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume penjualan dan optimalisasi biaya sehingga dampak terhadap profitabilitas dapat kami kelola dengan baik," katanya.
Guna meredam pengaruh inflasi, Garudafood menerapkan berbagai strategi efisiensi internal, seperti optimalisasi rantai pasok, negosiasi harga bahan baku, peningkatan efisiensi produksi dan distribusi, pengaturan product mix, serta inovasi kemasan agar struktur biaya tetap bersaing.
Dian menegaskan bahwa perusahaan berupaya menjaga agar harga produk tetap ramah di kantong masyarakat.
"Kami memahami bahwa daya beli masyarakat menjadi perhatian bersama di tengah kondisi ekonomi saat ini. Karena itu, kami berkomitmen menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen. Penyesuaian harga hanya akan dipertimbangkan sebagai langkah terakhir apabila benar-benar diperlukan demi memastikan keberlangsungan usaha dalam jangka panjang," terangnya.