JAKARTA — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyediakan Makanan Bergizi Gratis (MBG) khusus ibu hamil, ibu menyusui, serta balita (3B), demi menekan angka kasus stunting di negeri ini.
"Kami ingin memastikan seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD ini mendapatkan asupan gizi yang baik," kata Mendukbangga Wihaji saat meninjau SPPG MBG Khusus 3B di Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (6/8/2026).
Ia menyampaikan jumlah SPPG di Kepulauan Babel yang telah menyalurkan MBG khusus 3B tersebut sebanyak 94 dari total 107 SPPG yang beroperasi di wilayah itu, dengan persebaran mencakup Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, serta Belitung Timur.
"Saya minta SPPG yang belum mendistribusikan MBG 3B untuk segera berkoordinasi dengan Kantor BKKBN Wilayah Kepulauan Babel, agar SPPG ini dapat segera memberikan makanan bergizi gratis kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di daerah ini," katanya.
Ia mengutarakan semangat penyaluran MBG 3B tersebut sebagai upaya pemerintah guna menurunkan tingkat prevalensi stunting sekaligus memastikan bahwa generasi penerus bangsa ini memperoleh asupan gizi secara optimal.
"Program ini adalah satu-satunya yang ada di dunia khusus MBG 3B. Kalau MBG untuk anak sekolah di dunia sudah banyak, namun MBG khusus 3B ini hanya ada di Indonesia," ujar Mendukbangga Wihaji.
Oleh sebab itu, ucapnya, Kemendukbangga ataupun Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memastikan SPPG di seluruh kawasan Indonesia wajib beroperasi secara optimal dalam menyalurkan MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui serta balita non-PAUD.
"Alhamdulillah, pelayanan dan pendistribusian MBG khusus 3B di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sudah berjalan dengan baik. Semoga pelayanan baik ini bukan karena kedatangan saya ke daerah ini, tetapi memang pelayanan SPPG ini sudah bagus," kata Mendukbangga Wihaji.