Baznas RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Baznas RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memobilisasi bantuan darurat serta layanan kesehatan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Rabu menjelaskan penanganan gempa NTT terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perlakuan khusus ibu dan anak, hingga perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, serta MCK.

"Ini adalah bagian pengabdian kami kepada Allah, bagian dari pengabdian kami kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kami atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia," katanya.

Sodik menjelaskan langkah tanggap darurat pascagempa pada Sabtu (15/8) dilakukan dengan menerjunkan personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.

Ia juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat proses pemulihan di NTT.

"Kami berharap bahwa pasukan-pasukan kami yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kami yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT," ucap Sodik Mudjahid.

Terpisah, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang kawasan Flores.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa kehadiran jajaran menteri dan pimpinan lembaga di NTT sejak hari pertama kejadian merupakan bentuk kepedulian serta komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat terdampak.

"Sejak hari pertama kejadian kami sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," ucap Menko PMK.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index