JAKARTA -Menjadi seorang pemimpin tak senantiasa bermula dari tampuk jabatan. Bagi aktris, penyanyi, sekaligus Pendiri Maudy Ayunda Foundation (MAF), Maudy Ayunda, kepemimpinan mampu tumbuh lewat kesempatan untuk belajar, berkembang, serta keberanian menginisiasi perubahan di lingkungan sekitar.
Pijakan dari keyakinan itulah yang mendorong Maudy Ayunda Foundation kembali membuka MAF Impact Leaders Program Cohort IV. Program ini menyuguhkan peluang bagi mahasiswa muda guna memperoleh pendampingan langsung dari Maudy, sekaligus mengasah potensi dan kapasitas kepemimpinan mereka. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang MAF dalam memperluas peluang bagi generasi muda Indonesia lewat ekosistem pendidikan yang terpadu.
Pendidikan Bukan Sekadar Proses Belajar
Didirikan sejak 2018, Maudy Ayunda Foundation berkomitmen memercikkan dampak jangka panjang melalui jalur pendidikan dengan memperluas akses atas beragam peluang bagi generasi muda untuk menimba ilmu, berkembang, serta berkontribusi. Komitmen tersebut diwujudkan lewat empat pilar utama, yaitu Professional Development, Tuition Scholarship & Project Grant, Student & Teacher Support, serta Education Infrastructure.
Keempat pilar itu dirancang guna menjawab kebutuhan dunia pendidikan secara lebih menyeluruh.
“Kami percaya pendidikan bukan hanya tentang apa yang seseorang pelajari, tetapi juga tentang kesempatan yang mereka miliki untuk tumbuh, memimpin, dan menciptakan perubahan,” jelas Maudy dalam Press Conference Maudy Ayunda Foundation, Selasa (1/9/2026).
Tak sebatas menyajikan akses pada proses belajar, MAF juga berikhtiar menyediakan sokongan yang sanggup membantu generasi muda mematangkan kapasitas serta mengambil peran di lingkungan masing-masing.
“Karena itu, melalui Maudy Ayunda Foundation, kami ingin membangun ekosistem yang memberikan generasi muda bukan hanya akses terhadap pendidikan, tetapi juga mentorship, dukungan, dan ruang untuk mengembangkan potensi mereka,” lanjutnya.
Melalui pendekatan tersebut, pendidikan diposisikan sebagai wadah proses yang lebih luas. Generasi muda tak sekadar didorong guna menyerap pengetahuan, tetapi juga diberikan ruang untuk mengolah gagasan, mengenali potensi, serta memanfaatkannya demi memberi kebaikan bagi sesama.
Melahirkan 91 Impact Leaders
Salah satu wujud nyata MAF dalam merealisasikan komitmen tersebut hadir lewat program mentorship yang kini menginjak angkatan keempat. Sejak dicanangkan pada 2018, program pendampingan Maudy Ayunda Foundation telah menyedot lebih dari 3.000 pendaftar, baik dari dalam negeri maupun pelajar Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di mancanegara.
Dari rangkaian perjalanan itu, program ini berhasil mencetak 91 Impact Leaders. Sebanyak 16 di antaranya turut terpilih sebagai penerima academic dan project grants.
Dalam perjalanannya, MAF tak melangkah sendirian. Yayasan ini aktif berkolaborasi bersama pendidik, komunitas, NGO, hingga sektor swasta demi memperlebar peluang sekaligus merancang ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Memasuki angkatan keempat, program ini hadir mengusung identitas anyar sebagai MAF Impact Leaders Program. Transformasi nama tersebut merefleksikan rekam jejak peserta dan alumni yang terus bertumbuh, termasuk kala mereka mulai mengambil peran serta mencetak perubahan positif di komunitas masing-masing.
“Kami melihat bagaimana mereka berkembang, mengambil peran di komunitasnya, dan mulai menciptakan perubahan dengan caranya masing-masing,” lanjutnya.
Menurut Maudy, sematan Impact Leaders bukan sebatas nama baru bagi program tersebut. Identitas itu juga mencerminkan asa terhadap perjalanan para peserta usai mengantongi beragam pembekalan selama mengikuti program.
“Karena itu, nama Impact Leaders bukan sekadar identitas baru, tetapi merupakan cerminan dari apa yang kami harapkan dari perjalanan mereka,” ujarnya.
Mendorong Aksi Nyata Generasi Muda
Melalui MAF Impact Leaders Program, generasi muda diajak untuk tidak mandek pada pengembangan kapasitas diri belaka. Mereka juga diberi ruang untuk merancang inisiatif sosial yang sanggup dieksekusi secara nyata di tengah masyarakat.
Mentorship menjadi salah satu elemen krusial dalam proses tersebut. Lewat pendampingan dan arahan, peserta diharapkan sanggup mematangkan gagasan sekaligus memetakan bagaimana potensi yang dimiliki dapat dikonversi menjadi aksi konkret.
Bagi pelantun lagu ‘Perahu Kertas’ ini, peluang yang diraih generasi muda saat ini dapat menjadi amunisi untuk perjalanan mereka di masa mendatang.
“Harapannya, kesempatan yang mereka dapatkan hari ini menjadi bekal untuk di masa depan, sekaligus mendorong mereka untuk menciptakan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan sekitarnya.” ujar Maudy.
Ia juga menilai sokongan yang disalurkan kepada peserta semestinya tidak berhenti pada faedah personal belaka. Pengembangan diri diharapkan dapat bergulir menjadi kontribusi yang lebih masif.
“Dukungan yang mereka terima dapat menjadi bekal untuk menciptakan dampak yang terus bertumbuh dan menginspirasi lebih banyak orang,” ujar Maudy.
Dengan begitu, MAF Impact Leaders Program menjadi salah satu wadah yang disiapkan Maudy Ayunda Foundation untuk mempertemukan pengembangan diri, kepemimpinan, dan inisiatif sosial. Lebih jauh, perjalanan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Impact Leaders yang sanggup mencetak perubahan positif, tak cuma bagi dirinya sendiri, melainkan juga bagi komunitas dan lingkungan di sekitarnya.