AHY dan Prabowo Bahas Peningkatan Kualitas Hunian di Hambalang

Rabu, 02 September 2026 | 04:50:02 WIB
Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: NET)

JAKARTA — Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan hasil rapat terbatas yang dilaksanakan bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor pada Selasa (1/9/2026). 

AHY menyampaikan bahwa di dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto memotivasi jajaran kabinetnya supaya konsisten meningkatkan mutu hunian bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Rapat terbatas ini membahas langkah-langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan permukiman masyarakat,” ujarnya dalam akun Instagram resminya, Rabu (2/9/2026).

AHY menggarisbawahi, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan agar negara mampu memperluas peluang bagi masyarakat untuk menempati hunian yang layak dan ekonomis. 

Beriringan dengan hal itu, di dalam laporannya terhitung mulai 2025, pemerintah tercatat telah merenovasi sekitar 400.000 unit rumah lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Di samping itu, penataan wilayah kumuh, penanganan serta pengelolaan sampah, perbaikan akses air bersih, MCK dan sanitasi, kebersihan lingkungan, serta perluasan ruang terbuka hijau dan biru pun terus dieksekusi.

“Sejak 2025, sekitar 400 ribu rumah juga telah dijangkau melalui program bedah rumah. Kami ingin keluarga Indonesia tidak hanya memiliki rumah yang lebih baik, tetapi juga hidup di lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengutarakan bahwa pertemuan itu turut mengkaji Gerakan Indonesia ASRI, yang merupakan perbaikan secara komprehensif supaya warga bukan sekadar mempunyai tempat tinggal yang layak, melainkan juga bermukim di lingkungan yang sehat serta nyaman. 

Teddy menjelaskan, lewat gerakan tersebut, pembangunan serta penataan permukiman tetap mengindahkan ciri khas dan karakter dari masing-masing wilayah.

“Inilah semangat Indonesia ASRI: menghadirkan hunian yang semakin layak dan lingkungan yang semakin indah, dengan tetap menghargai karakter, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah,” pungkasnya dalam keterangan resmi.

Terkini