HBA September 2026: Batubara Kalori Tinggi Tembus US$ 126

HBA September 2026: Batubara Kalori Tinggi Tembus US$ 126
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan rincian Harga Batubara Acuan (HBA) terkini untuk paruh pertama bulan September 2026. (Foto: NET)

JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan rincian Harga Batubara Acuan (HBA) terkini untuk paruh pertama bulan September 2026. 

Ketentuan penyesuaian itu tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 348.K/MB.01/MEM.B/2026 mengenai Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan September Tahun 2026. 

Dokumen resmi tersebut disahkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tanggal 31 Agustus 2026. Merujuk regulasi itu, komoditas batubara berkategori kalori tinggi terpantau mencatatkan tren peningkatan apabila dikomparasikan dengan HBA paruh kedua Agustus 2026.

Lebih lanjut, untuk jenis batubara kalori tinggi dengan kesetaraan tingkat kalori 6.322 kcal/kg GAR, pihak pemerintah memutuskan HBA senilai US$ 126,87 per ton pada paruh pertama September 2026. 

Angka tersebut mengalami lonjakan bila disandingkan dengan HBA paruh kedua Agustus 2026 yang bertengger pada posisi US$ 124,06 per ton.

Di sisi lain, HBA bagi komoditas batubara bertaraf kalori 5.300 kcal/kg GAR dipatok senilai US$ 95,05 per ton pada paruh pertama September 2026, yang mengalami koreksi melemah dari paruh kedua Agustus 2026 senilai US$ 96,92 per ton. 

Sementara itu, komoditas batubara dengan kesetaraan tingkat kalori 4.100 kcal/kg GAR ditentukan senilai US$ 65,06 per ton. Besaran itu mengalami penurunan tipis jika dibandingkan paruh waktu sebelumnya yang berada di posisi US$ 65,81 per ton.

Berikutnya, HBA untuk komoditas batubara dengan kesetaraan tingkat kalori 3.400 kcal/kg GAR ditetapkan senilai US$ 44,15 per ton dalam paruh pertama September 2026. Nominal tersebut mengalami penurunan tipis jika dibandingkan paruh kedua Agustus 2026 yang menyentuh angka US$ 45,34 per ton.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index