Strategi HRTA dan BSI Perkuat Pasar Emas Batangan 1 Kilogram

Senin, 02 Februari 2026 | 11:28:49 WIB
Strategi HRTA dan BSI Perkuat Pasar Emas Batangan 1 Kilogram

JAKARTA - Sektor industri logam mulia di Indonesia kembali menunjukkan dinamika positif melalui kolaborasi strategis antara pelaku industri manufaktur perhiasan dan institusi perbankan syariah terbesar di tanah air. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) secara resmi mengumumkan langkah kerja sama terbaru dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI. Kesepakatan ini difokuskan pada aktivitas jual-beli produk emas batangan, yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat ekosistem investasi emas nasional.

Langkah ini mempertegas posisi HRTA sebagai emiten yang agresif dalam memperluas kanal distribusi produk-produk unggulannya. Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemitraan yang ditandatangani pada 28 Januari 2026 tersebut menandai babak baru dalam penyediaan emas batangan berkualitas tinggi bagi para pelaku pasar dan investor institusional maupun ritel melalui jaringan perbankan syariah.

Fokus pada Produk Emasku dengan Gramasi Besar

Inti dari kerja sama ini adalah penyediaan produk emas batangan bermerek Emasku milik HRTA. Produk ini dikenal memiliki standar kualitas tinggi dengan kadar kemurnian mencapai 99,99%. Secara khusus, emas batangan yang menjadi objek dalam kerja sama ini tersedia dalam gramasi besar, yakni 1 kilogram. Pemilihan gramasi ini menunjukkan target pasar yang spesifik dan kebutuhan akan likuiditas emas dalam volume yang signifikan di sektor perbankan.

Manajemen HRTA menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki visi jangka panjang untuk kemajuan kedua belah pihak. "Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha masing-masing pihak," tulis Corporate Secretary Hartadinata Abadi, Ong Deny, dalam keterbukaan informasi pada Jumat (30/1/2026). Dengan memanfaatkan jaringan BSI yang luas, HRTA memiliki peluang besar untuk meningkatkan penetrasi pasar produk Emasku ke berbagai lapisan masyarakat yang berbasis syariah.

Kepatuhan Terhadap Regulasi Pasar Modal

Dalam menjalankan kemitraan strategis ini, pihak HRTA memastikan bahwa seluruh proses dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). HRTA menegaskan bahwa antara perusahaan dengan BRIS tidak memiliki hubungan afiliasi maupun benturan kepentingan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

Penegasan ini sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada para pemegang saham dan investor. Oleh karena itu, transaksi ini dipastikan bukan termasuk transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020. Transaksi ini murni bersifat profesional dan dilakukan atas dasar keuntungan komersial bagi pengembangan usaha kedua emiten tersebut di masa depan.

Proyeksi Peningkatan Kinerja Operasional dan Daya Tarik Produk

Kehadiran kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan kinerja HRTA secara keseluruhan. Dengan menggandeng BSI, daya tarik produk Emasku diprediksi akan meningkat, terutama di tengah tren kenaikan harga emas global yang membuat instrumen logam mulia semakin diminati sebagai aset safe haven.

Secara operasional, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk, memperkuat posisi HRTA di pasar logam mulia, dan mendorong peningkatan kinerja operasional emiten tersebut. Langkah ini juga selaras dengan target HRTA untuk terus bertumbuh di tengah kondisi pasar yang dinamis. Melalui sinergi ini, HRTA berupaya memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan emas batangan berkualitas dengan jaminan kemurnian yang terpercaya melalui lembaga perbankan.

Kemitraan antara Hartadinata Abadi dan Bank Syariah Indonesia ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor antara industri manufaktur emas dan perbankan sangat krusial dalam membangun ketahanan ekonomi berbasis investasi riil. Di tahun 2026 ini, langkah HRTA diproyeksikan akan membawa dampak positif yang signifikan pada laporan keuangan perusahaan serta memperkokoh dominasi mereka di industri emas nasional.

Terkini