Harga Cabai Merah Besar di Kalsel Stabil Rp59,15 Ribu, Naik 12,67% Sebulan

Harga Cabai Merah Besar di Kalsel Stabil Rp59,15 Ribu, Naik 12,67% Sebulan

FINANSIALNEWS.COM — Data dashboard Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dipantau melalui bi.go.id/hargapangan pada pukul 12:44 WIB menunjukkan harga cabai merah besar di Kalimantan Selatan stabil dalam dua hari terakhir. Meski harian datar, tekanan inflasi bahan pangan masih terasa jika melihat pergerakan bulanan dan tahunan.

Bank Indonesia mencatat harga komoditas ini sudah naik 36,45% dibandingkan tiga bulan lalu yang berada di level Rp43,35 ribu per kilogram. Secara tahunan, tren pergerakan harga cabai merah besar di provinsi ini relatif datar pada periode Agustus 2025—Agustus 2026.

Cabai Rawit Alami Lonjakan Lebih Dalam

Di antara keluarga cabai, tekanan harga terbesar justru terjadi pada cabai rawit. Cabai rawit merah melonjak 28,94% dalam sebulan terakhir menjadi Rp70,4 ribu per kilogram, sementara cabai rawit hijau naik 27,83% ke Rp38,35 ribu per kilogram.

Cabai rawit biasa juga tercatat naik 28,61% secara bulanan ke Rp54,4 ribu per kilogram. Adapun cabai merah keriting naik 12,76% ke Rp58,75 ribu per kilogram.

Sebagian Besar Sembako di Kalsel Masih Menguat

Pantauan PIHPS terhadap sembilan bahan pokok di pasar tradisional Kalimantan Selatan menunjukkan 17 komoditas mengalami kenaikan harga dan 11 komoditas turun pada hari yang sama. Daging ayam ras segar naik 4,08% menjadi Rp43,35 ribu per kilogram, sementara daging sapi kualitas 1 naik 2,23% ke Rp172,1 ribu per kilogram.

Bawang merah ukuran sedang justru turun 11,19% menjadi Rp36,5 ribu per kilogram. Bawang putih ukuran sedang melemah 4,9% ke Rp36,85 ribu per kilogram, dan gula pasir lokal turun tipis ke kisaran Rp19 ribu per kilogram.

Beras Kualitas Medium Masih Menjadi Beban Konsumen

Harga beras kualitas medium I tercatat Rp19,45 ribu per kilogram, naik 1,3% dalam sebulan. Beras kualitas medium II naik 0,67% ke Rp22,65 ribu per kilogram, sementara beras kualitas bawah II menguat 3,13% ke Rp18,1 ribu per kilogram.

Minyak goreng curah menjadi satu-satunya komoditas energi pangan yang turun signifikan, melemah 1,29% ke Rp19,1 ribu per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerk 2 tercatat turun tipis 0,2% ke Rp24,35 ribu per kilogram.

Data PIHPS merupakan sumber referensi harga pangan yang dikelola Bank Indonesia bersama pemangku kepentingan terkait, diperbarui setiap hari kerja dan menjadi acuan pemantauan inflasi bahan makanan di daerah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index