Heart Machine PHK Hampir Seluruh Karyawan Usai Kesepakatan Penerbit Batal

Heart Machine PHK Hampir Seluruh Karyawan Usai Kesepakatan Penerbit Batal

FINANSIALNEWS.COM — Heart Machine, studio di balik seri Hyper Light, memangkas hampir seluruh stafnya setelah kesepakatan pendanaan dengan penerbit yang tidak disebutkan identitasnya gagal. Keputusan itu membuat kelangsungan hidup studio asal Amerika Serikat tersebut berada di ujung tanduk.

Pendiri Heart Machine, Alx Preston, mengumumkan kabar buruk itu melalui LinkedIn. Ia menyebut proyek yang sedang digarap timnya seharusnya dibiayai seorang penerbit, namun pihak penerbit memutuskan mundur pekan ini.

Tanpa suntikan dana tersebut, Heart Machine kehilangan sumber pemasukan utama. Preston menyatakan hampir semua karyawan terpaksa dirumahkan karena tidak ada dana darurat maupun prospek pendapatan lain yang bisa menutup operasional.

Penerbit Mundur, Sumber Pendapatan Utama Hilang

Preston menuturkan proyek yang batal itu belum pernah diumumkan ke publik. Penerbit yang dimaksud juga tidak dibeberkan namanya, sehingga tidak jelas siapa pihak yang menarik diri dari kesepakatan.

Ia menyebut keputusan tersebut sebagai pukulan berat. "Ini menghancurkan," tulis Preston dalam unggahannya, merujuk pada nasib para karyawan yang harus kehilangan pekerjaan.

Heart Machine berjanji memberi dukungan semaksimal mungkin bagi staf yang terdampak, termasuk membantu mereka mencari pekerjaan baru. Preston meminta siapa pun yang mengetahui lowongan untuk talenta berbakat agar menghubunginya langsung.

Perjalanan Studio Sejak Hyper Light Drifter

Nama Heart Machine melambung lewat Hyper Light Drifter yang rilis pada 2016. Game debut itu meraih pujian kritikus sekaligus sukses secara komersial, dan menempatkan studio ini sebagai salah satu pengembang indie yang diperhitungkan.

Sayangnya, gebrakan itu sulit diulang. Solar Ash yang hadir pada 2022 tidak mendapat sambutan sebesar pendahulunya, baik dari sisi ulasan maupun penjualan.

Beberapa tahun kemudian, Heart Machine kembali diterpa masalah. Studio ini menghentikan pengembangan Hyper Light Breaker saat game tersebut masih berstatus early access, dan sejumlah karyawan ikut terkena pemutusan hubungan kerja.

Possessor(s), game action-platformer yang dirilis tak lama setelah gelombang PHK itu, hanya mengantongi ulasan "sebagian besar positif" di Steam. Jumlah ulasannya pun terbilang sedikit, menandakan jangkauan pasar yang terbatas.

Masa Depan Heart Machine Masih Samar

Belum ada kejelasan soal langkah berikutnya bagi Heart Machine. Preston menyatakan timnya akan terus berupaya mencari jalan keluar, tetapi ia mengakui belum tahu bagaimana studio ini bisa bertahan.

"Saya belum yakin apa yang akan terjadi selanjutnya agar Heart Machine bisa bertahan," ujarnya.

Kasus Heart Machine menambah daftar panjang studio game yang terpukul gelombang efisiensi dan pembatalan proyek dalam beberapa tahun terakhir. Bagi penggemar game indie, situasi ini menjadi pengingat bahwa keberlangsungan sebuah studio sering bergantung pada satu kesepakatan pendanaan yang bisa saja buyar sewaktu-waktu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index