Tesla Recall 3 Juta Unit di China karena Gagang Pintu Elektronik Bikin Penumpang Terjebak

Tesla Recall 3 Juta Unit di China karena Gagang Pintu Elektronik Bikin Penumpang Terjebak

FINANSIALNEWS.COM — Penarikan massal ini diumumkan Jumat (21/8) oleh State Administration for Market Regulation (SAMR) China dan melibatkan setidaknya delapan produsen otomotif. Tesla Inc menjadi kontributor terbesar dengan hampir 3 juta unit, menjadikan aksi ini salah satu recall paling masif dalam sejarah pasar otomotif terbesar dunia tersebut.

Gagang Tersembunyi Gagal Fungsi Saat Daya Hilang

Mobil-mobil Tesla dirancang dengan gagang pintu tersembunyi yang dikendalikan secara elektronik. Masalah muncul ketika kendaraan kehilangan daya listrik, terutama seusai benturan keras — gagang tidak bisa membuka pintu dari dalam maupun luar.

Dalam pernyataan resminya, SAMR menyebut kondisi tersebut "dapat menghambat penumpang untuk membuka pintu dengan cepat demi menyelamatkan diri, sekaligus menyulitkan upaya penyelamatan oleh tim di luar kendaraan, sehingga menimbulkan bahaya keselamatan."

Korban Selamat dari Benturan tapi Tewas Terjebak Kebakaran

Risiko ini bukan sekadar teori. Sejumlah insiden mencatat pengemudi dan penumpang berhasil selamat dari benturan awal kecelakaan berkecepatan tinggi, namun kemudian tewas atau menderita luka bakar serius karena tidak bisa keluar saat kebakaran menyusul.

Kasus serupa juga terjadi pada kendaraan bermerek lain yang memakai mekanisme gagang pintu flush electric handles. Ketika aki mobil drop atau kelistrikan terputus, tuas mekanis darurat menjadi satu-satunya jalan keluar — namun banyak pemilik tidak mengetahui lokasinya.

Perbaikan Gratis: Update Software dan Stiker Panduan Darurat

Sebagai langkah perbaikan, Tesla akan memperbarui perangkat lunak kendaraan agar kaca jendela turun otomatis setelah benturan. Langkah ini memberi jalur evakuasi alternatif bagi penumpang dan akses bagi tim penyelamat dari luar.

Selain itu, pabrikan akan menempelkan stiker peringatan yang menunjukkan lokasi tuas pembuka pintu darurat mekanis. Seluruh biaya recall ditanggung oleh pabrikan, dan pemilik kendaraan terdampak akan dihubungi melalui pusat layanan resmi.

Pelajaran untuk Pasar Indonesia

Kasus ini menjadi catatan penting bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia yang semakin banyak beredar. Pemilik mobil dengan gagang pintu elektronik sebaiknya memahami fungsi tuas darurat mekanis di setiap pintu — biasanya berupa tuas kecil di dekat jendela atau laci pintu.

Mekanisme ini memang jarang dipakai sehari-hari, tapi menjadi penentu keselamatan saat terjadi kondisi darurat. Pabrikan global tengah mengevaluasi ulang desain gagang pintu tersembunyi, dan keputusan SAMR China ini bisa menjadi preseden bagi regulator negara lain, termasuk kemungkinan penyesuaian regulasi keselamatan kendaraan di Asia Tenggara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index