7 Fakta soal Blibli di Fortune Indonesia 100 2026

7 Fakta soal Blibli di Fortune Indonesia 100 2026
7 Fakta soal Blibli di Fortune Indonesia 100 2026

FINANSIALNEWS.COM — Daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 baru saja dirilis dan menempatkan sejumlah korporasi terbesar Tanah Air berdasarkan pendapatan. Blibli jadi salah satu nama yang mencatatkan lonjakan posisi cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Berikut fakta-faktanya.

Fortune Indonesia 100 adalah pemeringkatan tahunan bagi 100 korporasi dengan pendapatan terbesar di Indonesia. Posisi tiap perusahaan ditentukan dari catatan pendapatan pada tahun buku sebelumnya, sehingga daftar ini sering jadi rujukan melihat peta kekuatan bisnis nasional.

1. Naik 13 Peringkat dalam Setahun

Blibli menempati posisi 59 pada daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026. Posisi itu melompat 13 tingkat dari tahun 2025, ketika platform omnichannel commerce tersebut berada di peringkat 72.

2. Ambang Batas Pendapatan Rp 12,31 Triliun

Untuk bisa masuk daftar tahun ini, Fortune menetapkan ambang batas pendapatan minimum sebesar Rp 12,31 triliun pada tahun buku 2025. Angka itu jadi garis pembatas bagi perusahaan yang ingin bertahan di jajaran 100 besar.

3. Kontribusi 26,1% ke PDB Indonesia

Secara akumulatif, pendapatan 100 perusahaan dalam daftar ini menyumbang 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. Artinya, denyut bisnis kelompok korporasi ini berpengaruh besar terhadap ekonomi nasional.

4. Pendapatan Rp 22,4 Triliun pada 2025

Pada tahun buku 2025, Blibli membukukan pendapatan neto konsolidasian Rp 22,4 triliun. Capaian itu tumbuh 34% secara year-on-year dibandingkan tahun sebelumnya.

5. Semester I 2026 Tumbuh 55%

Momentum pertumbuhan berlanjut pada semester pertama tahun buku 2026. Blibli mencatatkan pendapatan neto konsolidasian Rp 14,8 triliun, naik 55% secara year-on-year dari Rp 9,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

6. Jaringan Toko Fisik yang Luas

Hingga akhir Juni 2026, Blibli mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, dan 1 toko fesyen & olahraga. Perusahaan juga mengelola 60 gerai supermarket premium lewat Ranch Market serta 38 home and living experience center yang dijalankan Dekoruma.

7. Sinergi Ekosistem Blibli Tiket

Integrasi kanal dan layanan dalam ekosistem Blibli Tiket terus dikembangkan. Langkah terbaru, Bank BCA dan ekosistem Blibli Tiket merilis kartu kredit 'One Card More Rewards' yang menghubungkan kebutuhan consumer electronics, travel, groceries, hingga home & living dalam satu pengalaman.

Eric Winarta, Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli, menyebut pencapaian ini sebagai cerminan kepercayaan pelanggan, mitra, dan investor.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 dan mencatatkan peningkatan posisi tahun ini," ujar Eric.

Kenaikan peringkat Blibli ditopang strategi omnichannel yang menggabungkan kapabilitas digital dengan jaringan fisik. Perusahaan menyatakan akan terus fokus pada pertumbuhan sehat lewat penguatan margin, disiplin biaya, dan integrasi ekosistem.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index